Mencatat kehadiran karyawan pakai kertas atau chat grup cepat berantakan. Aplikasi absensi karyawan online merapikan semuanya: karyawan mengisi, rekap tersimpan otomatis, dan pemilik bisa melihat riwayat kapan saja.
Kabar baiknya, kamu bisa membuatnya sendiri tanpa coding — dan datanya langsung masuk ke Google Sheets yang sudah kamu kenal.
Kenapa absensi berbasis Google Sheets?
Google Sheets adalah tempat menyimpan data yang sederhana, gratis, dan bisa dibuka siapa saja yang diberi akses. Dengan aplikasi absensi yang terhubung ke Sheets:
- Data bisa dicek manual kapan pun, langsung di spreadsheet.
- Mudah diolah menjadi laporan atau grafik.
- Tidak terkunci di satu aplikasi — datamu milikmu.
Fitur aplikasi absensi yang praktis
- Form kehadiran — nama, jam masuk, jam pulang, keterangan.
- Rekap harian — siapa hadir, izin, atau sakit.
- Riwayat per karyawan — jumlah kehadiran dalam sebulan.
- Catatan lokasi/Shift (opsional) — bila karyawan bekerja bergiliran.
Cara membuatnya tanpa coding
- Tulis kebutuhanmu. Contoh: “Buatkan aplikasi absensi karyawan: form isi nama + jam masuk/pulang, rekap harian dalam tabel, simpan ke Google Sheets.”
- Setujui rencana fitur. Koreksi kalau ada yang kurang.
- Lihat preview. Uji isi absen dan cek apakah datanya benar.
- Perhatikan datanya. Di panel preview, kamu bisa melihat data yang benar-benar tersimpan ke spreadsheet — bukan sekadar tampilan.
- Publikasikan. Bagikan tautan ke karyawan, minta mereka mengisi dari HP.
Tips agar rapi
- Wajibkan nama terisi, agar tidak ada absen tanpa identitas.
- Tambahkan kolom tanggal otomatis supaya rekap mudah difilter.
- Batasi akses spreadsheet hanya untuk pengelola, sementara karyawan hanya mengisi lewat aplikasi.
Mulai hari ini
BOLO membuatkan spreadsheet beserta sheet dan kolomnya secara otomatis, sudah rapi dengan header. Kamu tinggal membangun aplikasinya, dan 10 kredit gratis setiap bulan cukup untuk memulai.
Baca juga: Cara menghubungkan aplikasi ke Google Sheets dan Cara bikin aplikasi pakai AI.