Setelah aplikasi selesai, pertanyaan berikutnya: bagaimana caranya online dan bisa dibuka orang lain? Proses ini disebut deploy. Dulu langkahnya teknis — akun hosting, Git, terminal. Sekarang bisa otomatis.
Apa itu deploy, sederhananya?
Deploy = memindahkan aplikasi dari “di komputermu” ke “di internet”, supaya punya link yang bisa dibuka siapa pun. Setelah deploy, kamu dapat alamat seperti namaproyek.vercel.app yang bisa dibagikan ke pelanggan atau tim.
Kenapa dulu ribet?
Cara lama biasanya menuntut:
- Paham Git dan perintah terminal.
- Menyiapkan hosting dan konfigurasi server.
- Upload manual, cek error, ulangi.
Bagi orang non-teknis, ini dinding besar. Padahal aplikasinya sudah jadi.
Cara deploy otomatis di BOLO
Di BOLO, deploy cukup lewat satu perintah:
- Pastikan aplikasi sudah lolos uji — minta AI memeriksa agar tidak ada error.
- Minta publikasikan. AI menyiapkan dan mengunggah aplikasinya, lalu menunggu sampai benar-benar live.
- Terima link-nya. Kamu dapat tautan publik yang bisa langsung dibuka dan dibagikan.
- Perbarui kapan saja. Minta perubahan lewat chat; setelah selesai, deploy ulang dengan satu perintah.
Tidak ada Git, tidak ada terminal, tidak ada setelan server.
Tips sebelum publikasi
- Cek tampilan di HP. Pastikan rapi di layar kecil.
- Siapkan kontak/katalog yang benar sebelum dibagikan luas.
- Pakai domain sendiri bila sudah serius — bisa dihubungkan setelah live.
- Simpan source code ke GitHub bila ingin cadangan dan pembaruan otomatis — AI bisa membantu.
Gratis dan langsung terlihat
Begitu live, perubahan yang kamu minta langsung terlihat di link yang sama. Jadi pelanggan selalu membuka versi terbaru tanpa kamu mengirim ulang tautan.
Mulai bangun aplikasimu, lalu publikasikan hari ini juga dengan 10 kredit gratis per bulan di BOLO.
Baca juga: Cara membuat website dengan AI dan Database untuk aplikasi tanpa setup server.